Menguak Sejarah Negara Israel dan Palestina

Sejarah Bangsa Negara Israel dan Palestina -  Pada zaman sekarang ini pasti sering kita mendengar berita mengenai konflik antara Negara Israel dan Negara Palestina. Sudah tentu kita sangat penasaran sekali mengapa konflik ini bisa terjadi antara kedua negara tersebut. Dan yang paling menyedihkan adalah korban yang tewas terbanyak ialah dari Negara Palestina dan kebanyak yang menjadi korban tersebut adalah para ibu dan anak-anak. Oleh karena itu, agar kita dapat mengetahui mengapa konflik antar kedua negara ini bisa terjadi sudah pasti kita harus menelusuri sisi sejarah kedua negara tersebut terutama sejarah bangsa Israel.



Menelusuri Sejarah Negara Israel  dan Palestina

Dan PBB sudah mengakui kedaulatan negara Israel sejak tahun 1948, sementara nasib kedaulatan negara Palestina masih diambang ketidakjelasan karena PBB belum dapat mengakui kedaulatan negara Palestina. Dan sampai sekarang perdamaian antara kedua negara tersebut jauh dari harapan karena PBB sendiri belum mengakui bahwa Palestina tersebut bukan negara yang berdaulat dan alasan inilah yang dijadikan Negara Israel untuk menyerang Palestina. Dan untuk itu marilah kita menelisik sejarah dari kedua negara tersebut agar bisa membuka wawasan kita mengenai konflik yang terjadi antara kedua negara ini.

2000 SM - 1500 SM

Sejarah bangsa Israel berasal dari zamannya nabi Ibrahim a.s. yakni nabi Ibrahim mempunyai dua orang anak yaitu Nabi Ismail a.s dan Nabi Ishak a.s. Dan kemudian dari Nabi Ishak ini lahir seorang anak bernama nabi Ya'kub dan Nabi Ya'kub ini didalam Alqur'an dijelaskan bahwa dia mendapat nama gelar yakni Israel. Dan para keturunan beliau inilah yang disebut dengan Bani Israel. Nabi Ya'kub memiliki 7 orang anak yang semuanya laki-laki termasuk yakni nabi Yusuf a.s. Dan ketika nabi Yusuf menjadi Penguasa di Mesir maka ia mengajak semua saudaranya untuk tinggal dan hidup disana. Dan kemudian, semakin lama semakin banyak bani israel di negeri Mesir tersebut.

1500 SM - 1200 SM

Semenjak perubahan politik yang ada di Mesir, maka pada Penguasa saat itu yakni Fir'aun semua bangsa bani israel dijadikan budak dan banyak anak-anak yang mati dibunuh pada zaman Fir'aun karena ada ramalan bahwa yang dapat menghancurkan kekuasaan Fir'aun merupakan orang keturunan dari bani israel. Dan nyatanya memang benar yakni yang dapat menggulingkan kekuasaan Fir'aun adalah nabi Musa a.s yang merupakan keturunan dari Babilonia atau bani israel.

1200 SM - 1100 SM

Setelah nabi Musa dapat menggulingkan kekuasaan Fir'aun yang nyatanya Fir'aun tenggelam disungai Nil, sedangkan Nabi Musa dan pengikutnya yakni bani israel selamat dari bahaya sungai Nil tersebut. Maka nabi Musa memimpin ekspansi besar-besaran bani Israel menuju tempat yang dijanjikan oleh Allah yakni tanah Filistin yang kita kenal sebagai wilayah Palestina. Dan karena tanah Filistin itu dikuasai oleh Raja Penguasa yang kuat dan sadis, maka mereka tidak mau memasuki wilayah tersebu, kemudian mereka berkata kepada nabi Musa, "  “Hai, Musa, kami sekali-kali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi ada orang yang gagah perkasa di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Rabbmu (Tuhanmu), dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja.” (QS 5:24)

Akibatnya mereka dikutuk oleh Allah Swt dan hanya berputar-putar saja di sekitar Palestina. Kemudian, belakangan agama yang dibawa Nabi Musa a.s. disebut Yahudi karena kata Yahudi tersebut diambil dari  nama salah satu marga dari bangsa Israel yang paling banyak keturunannya, yakni Yehuda, dan akhirnya bangsa Israil tanpa memandang warga negara atau tanah airnya disebut juga orang-orang Yahudi.

1000 SM - 922 SM

Kemudian nasib bani israel bernjut ketika keturunan nabi Musa yakni Nabi Daud berhasil mengalahkan Goliath atau didalam Alqur'an disebut dengan Jalut. Maka dari itu tanah Palestina dapat direbut dan dapat dikuasai oleh bangsa israel. Dan kemudian tampuk kemimpinan diberikan kepada Nabi Daud a.s. Setelah nabi Daud meninggal maka kursi kekuasaan diserahkan kepada anaknya yakni Nabi Sulaiman a.s dan pada kepemimpinan Nabi Sulaiman inilah bangsa israel mengalami masa kejayaan. Dan sampai sekarang bangsa Israel masih memimpikan era kejayaan mereka pada zaman tersebut hal itu bisa terlihat dari gambar bendera mereka yakni dua garis biru yang melambangkan sungai Nil dan sungai Eufrat dan tengahnya ada Bintang Daud. Karena kepimpinan Nabi Daud saat itu terbentang luas antara sungai Nil dan Sungai Eufrat.

922 SM - 

Sepeninggal Nabi Sulaiman a.s bangsa israel dilanda perang saudara dan menyebabkan kerajaan ini terpisah menjadi dua kerajaan yakni Kerajaan Yehuda dan Kerajaan Israel. Dan kehancuran Dua kerajaan ini bermula dari penyerangan bangsa Assiria yang membumi hanguskan semua kerajaan Israel dan dususul dengan Kerajaan Yehuda yang diserang oleh bangsa Babilonia yang dipimpin oleh Nebukadnezar. Dan akibatnya Kerajaan Yehuda dihancurkan, ribuan orang terbunuh, selebihnya dijadikan budak. Dan sebagian lagi meloloskan ke tanah Arab, tepatnya di Yatsrib yang dikenal sekarang dengan kota Madinah. Peristiwa ini jauh-jauh hari sudah diperingatkan Nabi Musa didalam kitab Taurat, jika mereka menyimpang, mereka akan mendapat hukuman dari Allah.

Dan hal itu juga dikisahkan didalam Alqur'an, “Sesungguhnya Kami telah mengambil kembali perjanjian dari Bani Israil, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak diingini hawa nafsu mereka, maka sebagian rasul-rasul itu mereka dustakan atau mereka bunuh.” (QS 5:70)


0 Response to "Menguak Sejarah Negara Israel dan Palestina"

Post a Comment

wdcfawqafwef